Proyek Galian di Jalan Brigjen Katamso Medan Tuai Keluhan, Batu Berserakan hingga Pecahkan Kaca Toko

- Team

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Fhoto/ist.

Fhoto/ist.

Medan, pilarsatuarah.com – Proyek galian di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, menuai keluhan warga. Sisa material berupa batu dan tanah memenuhi sebagian badan jalan pada Selasa (6/10/2026).

Kondisi tersebut mengganggu kenyamanan masyarakat dan membahayakan pengendara yang melintas. Warga menilai pelaksana proyek kurang memperhatikan kebersihan serta keselamatan lingkungan sekitar.

Meski pekerja telah menutup lubang galian, sejumlah batu dan tanah masih berserakan di sepanjang jalan. Material tersebut berpotensi memicu kecelakaan dan merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Batu Proyek Diduga Pecahkan Kaca Toko Warga

Sisa material proyek bahkan diduga menyebabkan kerusakan pada salah satu toko di kawasan tersebut.

Menurut informasi yang beredar, sebuah mobil melindas batu bekas galian saat melintasi lokasi proyek. Ban kendaraan kemudian melontarkan batu tersebut ke arah pertokoan.

Akibatnya, batu menghantam dan memecahkan kaca salah satu toko milik warga setempat.

Peristiwa ini memicu kekecewaan masyarakat. Warga mempertanyakan tanggung jawab pelaksana proyek terhadap keselamatan pengguna jalan dan pemilik usaha.

Mereka menilai kontraktor seharusnya segera membersihkan material setelah menyelesaikan pekerjaan galian.

Warga Desak Pemko Medan Tertibkan Kontraktor

Keluhan warga turut menyita perhatian publik melalui media sosial. Salah satunya muncul melalui unggahan akun Instagram @medantalkviral.

Sejumlah warganet meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan meningkatkan pengawasan terhadap proyek galian jalan.

Mereka juga mendesak Wali Kota Medan bersama jajaran kecamatan dan kelurahan mengambil langkah tegas.

Menurut warga, kontraktor harus menjaga kebersihan lokasi sekaligus menjamin keselamatan masyarakat selama pekerjaan berlangsung.

Selain itu, warga berharap pemerintah mengevaluasi pelaksanaan proyek agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Petugas Bersihkan Material Bekas Galian

Menanggapi keluhan masyarakat, petugas terkait mulai melakukan pembersihan di Jalan Brigjen Katamso pada Rabu (7/10/2026).

Sejumlah petugas menyisir lokasi untuk mengangkat batu dan tanah bekas galian dari badan jalan.

Petugas juga membersihkan material yang berpotensi membahayakan kendaraan serta aktivitas warga sekitar.

Langkah tersebut bertujuan mengembalikan kenyamanan pengguna jalan dan mengurangi risiko kecelakaan.

Pembersihan ini menjadi respons atas keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan seusai pekerjaan galian.

Pertanggungjawaban Kerusakan Kaca Toko Belum Jelas

Meski petugas telah membersihkan lokasi, persoalan kerusakan kaca toko masih menyisakan pertanyaan.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pelaksana proyek mengenai dugaan kerusakan tersebut.

Belum ada pula informasi mengenai mekanisme ganti rugi bagi pemilik toko yang mengalami kerugian materiil.

Warga berharap pihak terkait memberikan penjelasan dan memastikan adanya pertanggungjawaban apabila kerusakan terbukti berkaitan dengan material proyek.

Masyarakat juga meminta Pemko Medan memperketat pengawasan terhadap kontraktor. Langkah ini penting agar setiap pekerjaan infrastruktur tetap mengutamakan keselamatan dan kepentingan publik.

Penulis : ridho

Editor : LBB

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan
Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker
Kabut Asap Selimuti Kota Medan, Jarak Pandang 1–5 Kilometer, Kasus ISPA Capai 196 Ribu
Penembokan Gang Anggrek Sunggal Diduga Langgar Perda Kota Medan, Warga Geruduk Wali Kota dan DPRD Medan
BREAKING NEWS Warga Gang Anggrek Diterima Pemko Medan: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi
Warga Gang Anggrek Kelurahan Sunggal Geruduk Kantor Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan, Tuntut Bongkar Tembok Mafia Tanah
Lawan Penembokan, Warga Gang Anggrek Gelar Aksi Tanda Tangan di Kain Putih 5 Meter
17 Siswa SD di Medan Diduga Keracunan MBG, BGN Tutup Sementara Dapur Penyedia Makanan
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Kota Medan, Jarak Pandang 1–5 Kilometer, Kasus ISPA Capai 196 Ribu

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Penembokan Gang Anggrek Sunggal Diduga Langgar Perda Kota Medan, Warga Geruduk Wali Kota dan DPRD Medan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:41 WIB

BREAKING NEWS Warga Gang Anggrek Diterima Pemko Medan: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi

Berita Terbaru