RSU Muhammadiyah Sumut Gelar Pelatihan Tanggap Darurat, Code Red, Code Blue, BHD, dan Limbah B3

- Team

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Fhoto/doc.

Fhoto/doc.

Medan, pilarsatuarah.com – RSU Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar sosialisasi dan pelatihan tanggap darurat bagi para karyawan, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula RSU Muhammadiyah Sumatera Utara dengan tema “Wujudkan Safety Culture, RSU Muhammadiyah Sumatera Utara Kembangkan Kompetensi Karyawan Melalui Pelatihan Tanggap Darurat, Bantuan Hidup Dasar, dan Penanganan Limbah B3 dengan Spill Kit.”

Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) RSU Muhammadiyah Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan karyawan menghadapi kondisi darurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diikuti 50 Karyawan

Sebanyak 50 karyawan mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan tersebut.

Divisi SDM RSU Muhammadiyah Sumatera Utara menjadi penyelenggara kegiatan. Tim penyelenggara terdiri dari Abdu Fadli Ansor Dwiky S., S.H., M.H. selaku Kasubbag HRD, Syaidah Azzuhro, SST dari Diklat SDM, serta Jerry Armando, S.Pd., M.Si. dari bagian Kepegawaian SDM.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber sesuai bidang masing-masing.

Nazlia Qadry, S.K.M. membawakan materi Code Red. Sementara itu, dr. Ega Gusmela memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Code Blue.

Untuk materi penanganan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta penggunaan Spill Kit, panitia menghadirkan Mahda Milyana, S.K.M.

Empat Materi Utama Pelatihan

Pelatihan memadukan pemaparan teori dengan simulasi praktik atau roleplay.

Materi pertama membahas Code Red atau manajemen kebakaran. Nazlia Qadry, S.K.M. memandu peserta memahami prosedur respons saat terjadi kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Materi kedua membahas Bantuan Hidup Dasar (BHD). Dalam sesi ini, dr. Ega Gusmela memberikan pembekalan mengenai penanganan awal terhadap pasien atau pengunjung yang mengalami henti jantung maupun henti napas.

Peserta juga mempraktikkan teknik BHD menggunakan manekin medis.

Materi ketiga membahas Code Blue atau sistem aktivasi kegawatdaruratan medis. dr. Ega Gusmela kembali memandu sesi tersebut.

Dalam simulasi ini, peserta mempelajari sistem respons cepat rumah sakit saat menghadapi pasien dengan kondisi kritis.

Adapun materi keempat membahas penanganan limbah B3 dan penggunaan Spill Kit. Mahda Milyana, S.K.M. membekali peserta dengan prosedur aman dalam menangani limbah berbahaya di lingkungan rumah sakit.

Tingkatkan Kesiapsiagaan Karyawan

Kasubbag HRD RSU Muhammadiyah Sumatera Utara, Abdu Fadli Ansor Dwiky, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi karyawan dalam menghadapi kondisi darurat.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap karyawan tidak hanya kompeten di bidang tugas utamanya, tetapi juga memiliki insting dan keterampilan yang terlatih untuk menyelamatkan nyawa serta aset rumah sakit saat kondisi darurat terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan setiap karyawan sangat penting dalam mendukung keselamatan pasien, pengunjung, dan seluruh tenaga kesehatan.

Peserta Ikuti Evaluasi Pelatihan

Sebanyak 50 peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan evaluasi.

Melalui kegiatan ini, rumah sakit memperkuat kesiapan tim dalam menghadapi kebakaran melalui sistem Code Red.

Selain itu, para karyawan juga meningkatkan kemampuan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan medis melalui Code Blue dan BHD.

Pelatihan penanganan limbah B3 juga meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan mitigasi terhadap tumpahan bahan berbahaya.

Direktur Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan

Direktur RSU Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr. dr. M. Edy Syahputra Nasution, M.Ked(ORL-HNS), Sp.THT-KL, menegaskan bahwa kondisi darurat dapat terjadi kapan saja.

Karena itu, menurutnya, rumah sakit perlu terus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh karyawan.

“Kejadian darurat tidak bisa diprediksi, tetapi kesiapsiagaan bisa kita bina. Kami bertekad agar seluruh karyawan mampu merespons keadaan darurat dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi demi keselamatan pasien,” ujarnya.

Melalui pelatihan tersebut, RSU Muhammadiyah Sumatera Utara berharap budaya keselamatan atau safety culture semakin kuat di lingkungan rumah sakit.

Rumah sakit juga berkomitmen meningkatkan kompetensi karyawan agar mampu merespons berbagai kondisi darurat secara cepat, tepat, dan profesional.

Penulis : S. Lubis

Editor : LBB

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumatera Terkepung Asap, Jambi Terburuk di Dunia, Pemprov Sumut Terbitkan SE Darurat Karhutla
Karhutla Terparah dalam 11 Tahun, Kabut Asap Indonesia Selimuti ASEAN dan Masuk Agenda Menlu November 2026
Kabut Asap Selimuti Kota Medan, Jarak Pandang 1–5 Kilometer, Kasus ISPA Capai 196 Ribu
17 Siswa SD di Medan Diduga Keracunan MBG, BGN Tutup Sementara Dapur Penyedia Makanan
Update Kasus Keracunan Massal MBG Karo: Polisi Bidik Tersangka, 495 Siswa Terima Tali Asih
Keluarga Pasien Laporkan RSU Hermina Medan ke Polrestabes Terkait Dugaan Kelalaian Medis
Infeksi HIV Belum Tentu AIDS: Jangan Samakan, Kenali Perbedaannya Secara Medis
Kasus Influenza A Meningkat di Medan, Dinkes Ingatkan Warga Kenali Gejala dan Langkah Pencegahan
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Sumatera Terkepung Asap, Jambi Terburuk di Dunia, Pemprov Sumut Terbitkan SE Darurat Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Karhutla Terparah dalam 11 Tahun, Kabut Asap Indonesia Selimuti ASEAN dan Masuk Agenda Menlu November 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Kota Medan, Jarak Pandang 1–5 Kilometer, Kasus ISPA Capai 196 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:53 WIB

17 Siswa SD di Medan Diduga Keracunan MBG, BGN Tutup Sementara Dapur Penyedia Makanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Update Kasus Keracunan Massal MBG Karo: Polisi Bidik Tersangka, 495 Siswa Terima Tali Asih

Berita Terbaru