Skandal Mahasewa di Bundaran HI Viral, Polda Metro Jaya Minta Maaf, Raffi Ahmad Hanya Tamu Undangan

- Editor

Senin, 2 November 2026 - 13:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Fhoto/ist.

Fhoto/ist.

Jakarta, pilarsatuarah.com – Skandal dugaan pengerahan mahasiswa bayaran atau yang dikenal dengan istilah “mahasewa” di Bundaran HI, Jakarta, menuai sorotan publik. Polda Metro Jaya akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas polemik tersebut.

Polda Metro Jaya mengakui pihaknya menyelenggarakan acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026. Kegiatan itu berlangsung di depan Pospol Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10/2026).

Acara tersebut digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98. Panitia mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi viral setelah publik menemukan sejumlah peserta mengenakan almamater perguruan tinggi. Mereka menggunakan atribut Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Universitas Dian Nusantara (Undira), dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia).

Namun, sejumlah peserta justru mengaku bukan mahasiswa dari kampus tersebut.

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan keterangan resmi pada Sabtu (31/10/2026). Ia mengakui kegiatan tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.

“Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi,” ujar Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya menyatakan akan menjadikan kritik publik sebagai bahan evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan berikutnya.

Polda Tegaskan Raffi Ahmad Hanya Tamu Undangan

Selain polemik mahasiswa gadungan, kehadiran Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, turut menjadi perhatian publik.

Polda Metro Jaya menegaskan Raffi Ahmad tidak terlibat dalam perencanaan acara tersebut. Begitu pula dengan kreator konten Willie Salim.

“Saudara Raffi Ahmad dan Saudara Willie Salim datang atas undangan kami selaku penyelenggara. Keduanya berniat baik untuk turut memaknai Sumpah Pemuda,” tegas Budi.

Dengan demikian, pihak kepolisian menyebut keduanya hanya memenuhi undangan sebagai tamu dalam kegiatan tersebut.

Peserta Mengaku Bukan Mahasiswa dan Menerima Imbalan

Polemik semakin memanas setelah sejumlah peserta memberikan pengakuan. Peserta bernama Sari Putri mengaku bukan mahasiswa UBSI.

Peserta lainnya, Bayu, juga mengaku bukan mahasiswa Universitas Dian Nusantara (Undira). Keduanya menyebut seseorang meminta mereka mengenakan almamater kampus dan memberikan imbalan uang.

Bahkan, salah satu peserta sempat mengunggah video permintaan maaf terkait keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.

Pengakuan ini memunculkan pertanyaan publik mengenai pihak yang mengoordinasikan peserta dan memberikan imbalan dalam acara deklarasi tersebut.

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Mahasiswa Gadungan

Polda Metro Jaya memastikan pihaknya tengah mendalami dugaan keterlibatan mahasiswa gadungan melalui penyelidikan internal.

Sementara itu, Raffi Ahmad juga telah menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram @ukp_mudaseni_raffiahmad. Ia meminta maaf kepada masyarakat dan menegaskan tidak mengetahui perencanaan kegiatan tersebut.

Hingga Minggu (1/11/2026), polisi belum mengumumkan hasil penyelidikan. Publik masih menunggu penjelasan mengenai pihak yang merekrut dan membayar peserta dalam skandal mahasewa di Bundaran HI tersebut.

Penulis : S.Lubis

Editor : LBB

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING! SP-3 Tembok Gang Anggrek Terbit, 1×24 Jam Tak Dibongkar, Satpol PP Medan Siap Bongkar Paksa
Heboh! Ahmad Dhani Berpeluang Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi Bea Cukai, Tiket Konser Jadi Sorotan
Tergiur Upah Rp20 Juta! Pegawai Lapas Kelas I Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba Merek Netflix
VIRAL! Live TikTok Hina Suku Nias, AMPERA NIAS dan PPN Ngamuk, Laporkan ke Polda Sumut Hari Ini
MA Nyatakan Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Tidak Sah, Perintahkan Penarikan untuk Dimusnahkan
Banjir Medan Rendam 2.200 Rumah, 7.930 Jiwa Terdampak, 468 Mengungsi – Tanjung Gusta Terparah
Skandal MBG Terbongkar! Pengadaan 21.801 Motor Listrik Bermasalah, 5.585 Unit Tanpa Baterai, Negara Rugi Rp863,8 Miliar
BANJIR KEPUNG MEDAN! Sungai Deli Meluap hingga 3 Meter, 617 Warga Mengungsi, BMKG: Waspada hingga 1 November
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:12 WIB

BREAKING! SP-3 Tembok Gang Anggrek Terbit, 1×24 Jam Tak Dibongkar, Satpol PP Medan Siap Bongkar Paksa

Selasa, 3 November 2026 - 10:27 WIB

Heboh! Ahmad Dhani Berpeluang Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi Bea Cukai, Tiket Konser Jadi Sorotan

Senin, 2 November 2026 - 13:41 WIB

Skandal Mahasewa di Bundaran HI Viral, Polda Metro Jaya Minta Maaf, Raffi Ahmad Hanya Tamu Undangan

Senin, 2 November 2026 - 11:23 WIB

VIRAL! Live TikTok Hina Suku Nias, AMPERA NIAS dan PPN Ngamuk, Laporkan ke Polda Sumut Hari Ini

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:20 WIB

MA Nyatakan Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Tidak Sah, Perintahkan Penarikan untuk Dimusnahkan

Berita Terbaru