Medan, pilarsatuarah.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan status SIAGA hujan lebat hingga sangat lebat untuk Sumatera Utara (Sumut), Selasa (3/11/2026).
BMKG juga menetapkan status siaga untuk Aceh dan Jawa Barat. Sementara itu, 19 provinsi lainnya masuk kategori WASPADA.
“Status siaga ditetapkan untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Jawa Barat pada Selasa, 3 November 2026, karena ancaman hujan lebat hingga sangat lebat,” tulis BMKG melalui akun resminya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BMKG Prediksi Hujan Lebat Mengguyur Sumut Sepekan
Berdasarkan Prospek Cuaca Mingguan BBMKG Wilayah I Medan, Sumut berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat selama periode 2–9 November 2026.
BMKG juga memperingatkan potensi petir dan angin kencang berdurasi singkat. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada siang hingga dini hari.
Sejumlah wilayah Sumut berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Wilayah tersebut meliputi:
- Kabupaten: Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Padang Lawas, dan Mandailing Natal.
- Kota: Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Sibolga, dan Padangsidimpuan.
- Kepulauan Nias: Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Selatan, serta Kota Gunungsitoli.
Tujuh Kecamatan di Padang Lawas Berstatus Siaga
Khusus Selasa (3/11/2026), BMKG menetapkan status SIAGA untuk tujuh kecamatan di Kabupaten Padang Lawas.
Ketujuh kecamatan tersebut meliputi:
- Aek Nabara Barumun
- Barumun Tengah
- Huristak
- Huta Raja Tinggi
- Lubuk Barumun
- Sihapas Barumun
- Sosa
Wilayah tersebut berpotensi menghadapi hujan lebat hingga sangat lebat. Warga perlu mengantisipasi kemungkinan banjir, genangan air, serta dampak cuaca ekstrem lainnya.
Medan Diprakirakan Hujan Ringan, Penerbangan Perlu Waspada
Berbeda dengan sejumlah wilayah lainnya, Kota Medan diprakirakan mengalami hujan ringan pada hari ini.
Namun, BMKG mengingatkan potensi kemunculan awan cumulonimbus (CB) di wilayah Sumatera Utara. Awan tersebut dapat mengganggu keselamatan dan kelancaran penerbangan.
BMKG juga mengimbau masyarakat pesisir agar mewaspadai gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter. Selain itu, potensi banjir rob turut mengancam kawasan pesisir.
“Status siaga menunjukkan perlunya peningkatan kesiapsiagaan terhadap dampak hujan lebat hingga sangat lebat,” tegas BMKG.
BMKG Imbau Masyarakat Pantau Informasi Cuaca
BMKG meminta masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi.
Masyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG atau menghubungi Call Center BBMKG Medan di nomor 0821-6804-3653.
BMKG juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Langkah antisipasi penting untuk mengurangi risiko bencana akibat hujan lebat, angin kencang, banjir, dan gelombang tinggi.
Penulis : S.Lubis
Editor : LBB














Komentar