Medan, pilarsatuarah.com – Satreskrim Polrestabes Medan bersama Tim Resmob menangkap delapan anggota geng motor Salvador 424. Polisi menduga mereka terlibat dalam aksi tawuran di Jalan Dr. Mansyur, Kecamatan Medan Sunggal.
Aksi tersebut viral di media sosial pada Senin (5/10/2026) dini hari. Video warga memperlihatkan sejumlah remaja saling menyerang menggunakan senjata tajam dan batu.
Bentrokan itu juga merusak salah satu pos keamanan hotel di sekitar lokasi. Akibatnya, peristiwa tersebut menimbulkan keresahan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi Tangkap Delapan Anggota Salvador 424
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan kronologi penangkapan tersebut.
Menurutnya, polisi mulai menyelidiki kasus ini setelah menerima laporan masyarakat. Petugas juga memeriksa rekaman video tawuran yang viral di media sosial.
Selanjutnya, Tim Resmob menelusuri identitas sejumlah orang yang diduga terlibat dalam bentrokan.
Polisi kemudian bergerak ke beberapa lokasi di kawasan Medan Sunggal. Dari operasi tersebut, petugas berhasil menangkap delapan anggota geng motor Salvador 424.
“Delapan orang pelaku sudah kita amankan dari beberapa lokasi berbeda di wilayah Medan Sunggal beserta barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit,” ujar Iptu Ramadhani.
Selain menangkap delapan orang, petugas turut menyita senjata tajam jenis celurit sebagai barang bukti.
Tantangan Melalui Instagram Picu Tawuran
Hasil pemeriksaan sementara mengungkap dugaan penyebab tawuran tersebut. Polisi menyebut perselisihan bermula dari tantangan antarkelompok melalui Instagram.
Kedua kelompok diduga saling mengirim pesan langsung atau direct message (DM). Setelah itu, mereka terlibat bentrokan di kawasan Jalan Dr. Mansyur.
Aksi tawuran tersebut mengancam keselamatan masyarakat dan pengguna jalan. Bahkan, bentrokan itu menyebabkan kerusakan pada pos keamanan hotel.
Sementara itu, penyidik terus memeriksa delapan orang yang telah mereka tangkap. Polisi juga mendalami peran masing-masing orang dalam aksi tawuran tersebut.
Beberapa orang yang terlibat masih berusia di bawah umur. Karena itu, polisi perlu memperhatikan ketentuan perlindungan anak selama proses hukum berlangsung.
Selain itu, Satreskrim Polrestabes Medan masih mengejar terduga pelaku lain yang melarikan diri.
Hingga kini, polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam tawuran geng motor Salvador 424 tersebut.
Penulis : ridho
Editor : LBB














Komentar