Viral Dugaan Penculikan Anak di Humbahas Berujung Amuk Massa, Polisi Selidiki Tiga Laporan

- Team

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Fhoto/ist.

Fhoto/ist.

Humbahas, pilarsatuarah.com – Video dugaan penculikan anak di Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, viral di media sosial. Polisi kemudian mengungkap bahwa pria yang warga curigai sebagai penculik merupakan ayah kandung anak tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 30 September 2026. Warga mengejar sebuah mobil setelah mendengar teriakan penculikan anak.

Empat orang yang berada di dalam kendaraan kemudian menjadi sasaran kemarahan massa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayah Kandung Datang Menemui Anak

Menurut keterangan kepolisian, Willy Mandra Silitonga datang dari Kota Sibolga bersama tiga rekannya.

Willy berniat menemui anak kandungnya yang berinisial CABS. Selama hampir dua tahun, keluarga dari pihak ibu merawat anak tersebut.

Setelah tiba di lokasi, Willy bertemu dengan pihak keluarga dan anaknya. Ia juga sempat berfoto bersama sang anak.

Masalah muncul ketika Willy membawa anak itu pergi. Keluarga yang merawat anak tersebut merasa keberatan lalu meminta pertolongan warga.

Teriakan penculikan pun memicu kepanikan di sekitar lokasi.

Warga Mengejar Rombongan

Sejumlah warga langsung mengejar mobil yang membawa Willy dan tiga rekannya.

Rombongan tersebut sempat melaju kencang. Kondisi itu semakin menambah kecurigaan masyarakat.

Pengejaran berakhir setelah warga berhasil menghentikan kendaraan tersebut di wilayah Kecamatan Parlilitan.

Situasi kemudian memanas. Sejumlah orang menyerang Willy dan tiga rekannya.

Korban dalam peristiwa itu yakni Willy Mandra Silitonga, Reynoldo Denison Harahap, Repan Sinurat, dan Citra Lestari Manullang.

Empat Korban Alami Luka

Willy mengalami luka pada kepala, wajah, dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Tiga rekannya juga mengalami luka akibat kericuhan tersebut.

Petugas lalu membawa keempatnya ke RSUD Dolok Sanggul untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi Amankan Situasi

Personel Polsek Parlilitan bersama unsur keamanan lainnya segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai kericuhan.

Aparat mengendalikan kerumunan dan membawa empat korban keluar dari lokasi.

Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho melalui Plt Kasi Humas Bripka Jafaruddin Simanjuntak membenarkan penanganan perkara tersebut.

Selanjutnya, Polres Humbang Hasundutan mengambil alih penanganan kasus untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi Terima Tiga Laporan

Terkait rangkaian peristiwa tersebut, kepolisian menerima tiga laporan.

Satu laporan membahas dugaan membawa lari anak. Sementara itu, dua laporan lainnya berkaitan dengan dugaan kekerasan secara bersama-sama terhadap Willy dan tiga rekannya.

Salah satu laporan memiliki Nomor LP/B/152/X/2026/SPKT/POLRES HUMBANG HASUNDUTAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Saat ini, penyidik memeriksa saksi, barang bukti, serta keterangan dari seluruh pihak. Selain itu, aparat menyusun kronologi lengkap untuk menentukan proses hukum selanjutnya.

Warga Diminta Hindari Main Hakim Sendiri

Dalam penanganan kasus ini, aparat mengingatkan masyarakat agar tidak langsung bertindak berdasarkan informasi yang belum jelas.

Apabila menemukan dugaan penculikan atau tindak pidana lain, masyarakat sebaiknya segera menghubungi pihak kepolisian.

Tindakan main hakim sendiri juga perlu dihindari. Kekerasan terhadap seseorang justru dapat memunculkan perkara pidana baru.

Karena itu, seluruh pihak diminta menyerahkan penanganan perkara kepada aparat dan menunggu hasil penyelidikan resmi.

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak Kabut Asap Karhutla, Seluruh Sekolah di Sumut Terapkan PJJ pada 16–21 Oktober 2026
Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan
Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker
Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara
Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga
Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak
BREAKING NEWS Warga Gang Anggrek Diterima Pemko Medan: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi
MTQ ke-55 Kabupaten Kampar Resmi Dibuka Malam Ini di Gunung Sahilan, 21 Kecamatan Bertanding
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak

Berita Terbaru