Lahan Eks HGU Kembali Memanas, Kelompok Tani Bentrok dengan Petugas Keamanan PT BSP di Asahan

- Team

Selasa, 29 September 2026 - 12:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Asahan, pilarsatuarah.com – Ketegangan agraria kembali terjadi di areal perkebunan sekitar Desa Sukadame, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Senin (28/9/2026).

Insiden tersebut melibatkan puluhan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Asahan bersama Kesultanan Asahan. Mereka bersitegang dengan petugas keamanan PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) Kisaran.

Bentrokan Berawal dari Sengketa Lahan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kericuhan bermula dari perbedaan klaim atas lahan yang masih menjadi sengketa. Aktivitas pengerjaan di atas lahan tersebut kemudian memicu ketegangan antara kedua pihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi saling dorong pun terjadi di lokasi. Dalam insiden tersebut, seorang warga mengalami luka-luka.

Situasi sempat memanas. Namun, personel Polres Asahan segera mendatangi lokasi untuk meredam kericuhan dan mencegah bentrokan meluas.

Polisi Turun ke Lokasi dan Lakukan Mediasi

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP IP Simamora, S.H., M.H., bersama sejumlah personel langsung menuju lokasi kejadian.

Polisi kemudian melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang terlibat. Dalam mediasi tersebut, PT BSP menyetujui penghentian sementara aktivitas di atas lahan yang menjadi sengketa.

Langkah itu dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah munculnya bentrokan lanjutan.

Situasi Berangsur Kondusif

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di sekitar lokasi mulai berangsur kondusif. Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di kawasan tersebut.

Sementara itu, perwakilan kelompok tani maupun manajemen PT BSP belum menyampaikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai langkah penyelesaian sengketa tersebut.

Belum ada pula informasi mengenai kesepakatan permanen terkait status penguasaan lahan yang menjadi sumber perselisihan.

Penulis : Iskandar Tampubolon

Editor : LBB

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak Kabut Asap Karhutla, Seluruh Sekolah di Sumut Terapkan PJJ pada 16–21 Oktober 2026
Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan
Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker
Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara
Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga
Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak
BREAKING NEWS Warga Gang Anggrek Diterima Pemko Medan: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi
MTQ ke-55 Kabupaten Kampar Resmi Dibuka Malam Ini di Gunung Sahilan, 21 Kecamatan Bertanding
Berita ini 29 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak

Berita Terbaru