Jakarta, pilarsatuarah.com – Video Teh Botol Sosro berbusa saat demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, viral di media sosial. Video tersebut memicu dugaan adanya kandungan sabun dalam minuman kemasan itu.
Aksi demonstrasi tersebut berlangsung pada Rabu (28/10/2026). Selain polemik minuman, polisi juga mengamankan 19 orang dalam aksi peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut.
Akun media sosial @juanardya mengunggah video yang memperlihatkan kemasan Teh Botol Sosro mengeluarkan busa dari lubang sedotan. Pengunggah juga menyebut minuman itu memiliki aroma seperti sabun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tetap waspada ya, saling jaga!” tulis akun tersebut. Unggahan itu kemudian menarik perhatian warganet.
Sosro Lakukan Investigasi
PT Sinar Sosro merespons viralnya video tersebut. Manajemen perusahaan mengaku telah mengetahui informasi yang beredar.
Kini, perusahaan melakukan investigasi menyeluruh untuk mencari tahu penyebab munculnya busa pada minuman tersebut.
Polda Metro Jaya turut mendalami kejadian itu. Polisi menelusuri asal-usul minuman dan meminta keterangan pengunggah video.
Polisi Pulangkan 19 Pendemo
Di sisi lain, Polda Metro Jaya telah memulangkan 19 orang yang sebelumnya diamankan saat demonstrasi.
Polisi menemukan sejumlah barang dari kelompok tersebut. Barang-barang itu meliputi senjata tajam, petasan, dan 12 kaleng cat.
Polisi menduga para peserta aksi membawa cat tersebut untuk melakukan vandalisme.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan temuan tersebut pada Kamis (29/10/2026).
“19 orang yang diamankan, diamankan dengan membawa petasan, ada membawa sajam, termasuk ditemukan barang-barang yang akan digunakan untuk vandalisme,” ujar Budi Hermanto.
Dari 19 orang itu, terdapat satu anak yang masih di bawah umur. Polisi menyerahkan anak tersebut kepada Direktorat PPA-PPO untuk penanganan lebih lanjut.
Publik Tunggu Hasil Pemeriksaan
Kasus Teh Botol Sosro berbusa kini menjadi perhatian masyarakat. Namun, dugaan kandungan sabun masih memerlukan pembuktian.
Publik perlu menunggu hasil investigasi PT Sinar Sosro dan pemeriksaan kepolisian. Langkah tersebut penting agar masyarakat tidak menarik kesimpulan sebelum fakta terungkap.
Penulis : S.Lubis
Editor : LBB














Komentar