Viral!!! BPJS PBI Desil 6-10 Dinonaktifkan Mulai 1 November 2026 – Ini Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan

- Editor

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto/ist.

Foto/ist.

Jakarta, pilarsatuarah.com – Jagat media sosial heboh hari ini, Sabtu (1/11/2026). Sebuah unggahan viral di Threads dari akun @riffaimam menyebut kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk kategori desil 6-10 akan dinonaktifkan mulai 1 November 2026.

Kabar ini bikin jutaan warga panik takut kehilangan jaminan kesehatan gratis dari negara.

Menjawab keresahan publik, BPJS Kesehatan akhirnya buka suara. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah memberikan klarifikasi resmi saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dari BPJS Kesehatan sendiri, terkait dengan update, sebenarnya setiap bulan itu ada update. Itu bukan diaktifkan, melainkan diganti, diganti data-data yang memang sudah tidak sesuai dengan desil yang kita terima,” tegas Rizzky.

Rizzky menjelaskan, BPJS Kesehatan tidak punya wewenang menentukan desil. Penetapan desil sepenuhnya kewenangan pemerintah melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial dan lembaga berwenang.

“Penyesuaian status kepesertaan PBI JK dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku berdasarkan pemutakhiran DTSEN,” ujarnya.

Ia menegaskan, target penerima PBI JK adalah warga di desil 1-5 (miskin dan tidak mampu). Jika data terbaru menunjukkan peserta masuk desil 6-10, maka berpotensi tidak lagi dapat bantuan iuran. Semua iuran PBI ditanggung penuh APBN, jadi harus tepat sasaran.

Bisa Sanggah 90 Hari & Reaktivasi 6 Bulan

BPJS Kesehatan menekankan ada solusi. Warga yang merasa masih miskin tapi masuk desil 6-10 diberi waktu 90 hari untuk mengajukan pembaruan data ke kantor desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat.

Jika sudah terlanjur nonaktif, bisa ajukan reaktivasi. Berdasarkan Permensos Nomor 3 Tahun 2026, reaktivasi bisa diajukan paling lama 6 bulan sejak penonaktifan, dengan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan.

BPJS Kesehatan mengimbau warga cek status aktif JKN secara berkala melalui:
1. Aplikasi Mobile JKN
2. WhatsApp resmi PANDAWA 0811-8165-165
3. Care Center 165
4. Website Cek Bansos Kemensos

Penulis : S. Lubis

Editor : Frengki

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Mahasewa di Bundaran HI Viral, Polda Metro Jaya Minta Maaf, Raffi Ahmad Hanya Tamu Undangan
Prabowo Bongkar Oplosan 600 Ton Beras SPHP DI Jakarta Timur- Negara Rugi Rp.3,3 Miliar, Mafia Harus DIbersihkan
Wouw! Rumah Dinas Dijadikan Markas Judol, Oknum Perwira TNI Pangkat Letkol Jadi Tersangka
KPK Geledah 8 Lokasi, Sita Uang, Emas Hingga 3 Mobil – Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih, S.H., M.H. Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Resmi Gantikan Listyo Sigit ‎
Telkom Ganti Dirut, Nanang Hendarno Pimpin Perseroan ‎
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:38 WIB

Skandal Mahasewa di Bundaran HI Viral, Polda Metro Jaya Minta Maaf, Raffi Ahmad Hanya Tamu Undangan

Minggu, 1 November 2026 - 19:25 WIB

Prabowo Bongkar Oplosan 600 Ton Beras SPHP DI Jakarta Timur- Negara Rugi Rp.3,3 Miliar, Mafia Harus DIbersihkan

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WIB

Viral!!! BPJS PBI Desil 6-10 Dinonaktifkan Mulai 1 November 2026 – Ini Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Wouw! Rumah Dinas Dijadikan Markas Judol, Oknum Perwira TNI Pangkat Letkol Jadi Tersangka

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:32 WIB

KPK Geledah 8 Lokasi, Sita Uang, Emas Hingga 3 Mobil – Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka

Berita Terbaru