Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

- Editor

Senin, 28 September 2026 - 20:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto/ist.

Foto/ist.

Sibolga, pilarsatuarah.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga melaksanakan panen sayur pakcoy hasil program pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan, Senin (28/9).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Sibolga dalam membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sekaligus mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Panen dilaksanakan oleh Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, bersama jajaran Seksi Kegiatan Kerja dan warga binaan yang terlibat dalam program pembinaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada panen kali ini, sebanyak 65 kilogram pakcoy berhasil dipanen.
Panen dilakukan secara bertahap dengan target produksi keseluruhan mencapai 300 kilogram.

Dalam prosesnya, warga binaan dilibatkan secara langsung mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga proses panen.

Kalapas Sibolga, Tri Purnomo, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pembentukan keterampilan bagi warga binaan.

“Melalui program ini, warga binaan tidak hanya belajar bagaimana menghasilkan produk pertanian, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama dan ketekunan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Tri Purnomo.

Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam setiap tahapan budidaya memberikan pengalaman praktis yang dapat meningkatkan kemandirian dan produktivitas.

Selain itu, kegiatan tersebut juga mendorong pemanfaatan lahan secara optimal untuk menghasilkan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi.

Hasil panen pakcoy selanjutnya akan dikelola dan disetorkan sebagai bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Sementara itu, warga binaan yang terlibat dalam kegiatan produktif tersebut juga memperoleh premi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam pelaksanaan program pembinaan.

“Ini merupakan bagian dari pembinaan yang memberikan manfaat secara berkelanjutan. Ada hasil yang dapat dikontribusikan kepada negara, sementara warga binaan juga mendapatkan pengalaman, keterampilan dan penghargaan atas kerja mereka,” tambah Kalapas.

Melalui program pembinaan kemandirian ketahanan pangan ini, Lapas Sibolga terus mendorong terciptanya kegiatan pembinaan yang produktif, terukur dan memberikan manfaat nyata.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan warga binaan sekaligus menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah selesai menjalani masa pidana.

Penulis : Boy/r

Editor : Yos

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Landa Medan, Banjir Rob 2,7 Meter Ancam Medan Utara Hingga 31 Oktober
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Selisih Luas SHM 549 Meter Persegi, Akses Gang Anggrek Medan Masih Tertutup
Heboh! 195 KTP Warga Diduga Dicatut, Kepala Unit dan Mantri BRI Jadi Tersangka Korupsi KUR Rp15,65 Miliar
Rico Waas Raih Achievement Person, Pemko Medan Sabet Tiga Penghargaan KI Sumut Award 2026
Darurat PBG di Medan, Rommy Van Boy Desak Rico Waas Evaluasi Jhon Ester Lase
Kodaeral I Bongkar Dugaan Pengoplosan LPG Subsidi di Deli Serdang, Amankan 5 Orang
Surat Dinas SDABMBK Medan Soal Gang Anggrek Dipertanyakan, Kuasa Hukum Warga Duga Ada Kejanggalan
Kuasa Hukum Warga Gang Anggrek Ragukan Hasil Pengukuran Dinas PU Kota Medan
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Medan, Banjir Rob 2,7 Meter Ancam Medan Utara Hingga 31 Oktober

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Selisih Luas SHM 549 Meter Persegi, Akses Gang Anggrek Medan Masih Tertutup

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Heboh! 195 KTP Warga Diduga Dicatut, Kepala Unit dan Mantri BRI Jadi Tersangka Korupsi KUR Rp15,65 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Rico Waas Raih Achievement Person, Pemko Medan Sabet Tiga Penghargaan KI Sumut Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Darurat PBG di Medan, Rommy Van Boy Desak Rico Waas Evaluasi Jhon Ester Lase

Berita Terbaru