Medan, pilarsatuarah.com – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) mencatat 27 kasus Influenza A di wilayah Sumatera Utara. Dinkes Sumut menghimpun data tersebut melalui pemantauan Sentinel Influenza-like Illness (ILI) selama Agustus hingga September 2026.
Perwakilan Dinkes Sumut, dr. Nora Nasution, menjelaskan perkembangan kasus Influenza A dalam periode tersebut. Pada Agustus 2026, petugas mencatat tiga kasus. Kemudian, jumlah kasus meningkat pada September 2026.
Meski jumlah kasus bertambah, Dinkes Sumut meminta masyarakat tetap tenang. Dinkes Sumut juga meminta masyarakat tidak panik secara berlebihan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas kesehatan terus memantau perkembangan Influenza A di Sumatera Utara. Langkah tersebut bertujuan mencegah penyebaran penyakit dan melindungi kesehatan masyarakat.
Dinkes Sumut Tegaskan Tidak Ada Pandemi Baru
Dr. Nora Nasution menegaskan bahwa peningkatan kasus Influenza A saat ini tidak mengarah pada pandemi baru.
Menurut Dinkes Sumut, Influenza A lebih banyak menyerang anak-anak dan lanjut usia. Karena itu, keluarga perlu memberi perhatian lebih kepada kedua kelompok tersebut.
Orang tua juga perlu memperhatikan kondisi anak jika muncul demam, batuk, atau pilek. Keluarga yang memiliki anggota lanjut usia perlu melakukan hal serupa.
Pasien umumnya mengalami gejala ringan. Gejala tersebut antara lain demam, batuk, pilek, dan keluhan yang menyerupai influenza biasa.
Dari 27 kasus Influenza A, Dinkes Sumut mencatat tingkat kefatalan atau Case Fatality Rate (CFR) sebesar 0 persen. Hingga saat ini, Dinkes Sumut tidak menerima laporan kematian akibat Influenza A.
Sebagian besar pasien juga mampu pulih dengan baik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kasus yang muncul sejauh ini tidak menimbulkan dampak fatal.
Dinkes Sumut Minta Warga Jaga Pola Hidup Sehat
Dinkes Sumut meminta masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Masyarakat juga perlu mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh.
Selain itu, masyarakat perlu menjaga kebersihan tangan dan lingkungan. Kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit.
Orang yang mengalami demam, batuk, atau pilek sebaiknya memakai masker saat berada di tempat umum. Masker membantu mengurangi risiko penyebaran virus melalui saluran pernapasan.
Dinkes Sumut juga meminta masyarakat memperhatikan kebutuhan vaksinasi. Masyarakat dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk menentukan vaksinasi sesuai kondisi kesehatan masing-masing.
Dalam menangani Influenza A, Dinkes Sumut mengikuti arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pemerintah terus memantau perkembangan influenza dan infeksi saluran pernapasan di berbagai daerah.
Dinkes Sumut juga mengajak masyarakat menjaga kondisi tubuh, beristirahat dengan cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi.
Jika gejala semakin berat, masyarakat sebaiknya segera mendatangi fasilitas kesehatan. Tenaga kesehatan dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan sesuai kondisi pasien.
Dinkes Sumut kembali meminta masyarakat tetap waspada tanpa merasa panik. Masyarakat dapat membantu menekan penyebaran Influenza A dengan menjaga kebersihan, memakai masker saat sakit, menjaga pola makan, dan mengikuti arahan tenaga kesehatan.














Komentar