Medan, pilarsatuarah.com – Ratusan warga memadati Bazar Sembako Murah yang digelar Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Balai Karantina Sumut, Jalan AH Nasution Nomor 7, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
Bazar ini menjadi bagian dari peringatan Hari Karantina Indonesia ke-149 Tahun 2026. Selain menyediakan kebutuhan pokok murah, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai produk UMKM lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk mendapatkan sejumlah bahan kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih terjangkau.
Bahkan, masyarakat dari Medan Amplas hingga Kabupaten Deli Serdang turut mendatangi lokasi bazar.
Mereka rela mengantre demi memperoleh sembako dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Bazar Karantina Sumut Tawarkan Sembako dengan Harga Terjangkau
Balai Karantina Sumut menyediakan berbagai kebutuhan pokok untuk membantu meringankan pengeluaran masyarakat.
Selain beras dan minyak goreng, pengunjung juga dapat membeli gula pasir, telur ayam, serta berbagai kebutuhan dapur.
Berikut daftar harga sembako yang tersedia dalam bazar tersebut:
- Beras SPHP 5 kilogram: Rp58.000, sedangkan harga pembanding di pasar mencapai Rp70.000.
- Minyakita 1 liter: Rp15.000, dibandingkan harga pasar sekitar Rp17.500.
- Minyakita 2 liter: Rp31.000.
- Gula pasir: Rp15.000 per kilogram.
- Telur ayam: Rp1.300 per butir.
- Bawang merah, bawang putih, dan cabai: Tersedia bersama kebutuhan dapur lainnya.
Dengan harga tersebut, warga memiliki kesempatan untuk menghemat pengeluaran belanja rumah tangga.
Selain itu, penyelenggara berharap bazar dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah perubahan harga bahan pokok.
Balai Karantina Sumut Sediakan 5 Ton Beras dan 2 Ton Minyak
Kepala Balai Karantina Sumatera Utara, drh. Rina Eka Sari, menjelaskan tujuan penyelenggaraan bazar sembako murah tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Balai Karantina terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Selain memperingati Hari Karantina Indonesia, penyelenggara juga ingin mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi.
“Ini bagian dari rangkaian Hari Karantina ke-149. Kita tidak hanya jaga hewan, ikan dan tumbuhan dari hama penyakit, tapi juga hadir untuk masyarakat. Sembako murah ini kita sediakan 5 ton beras, 2 ton minyak, dan ratusan paket lainnya,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Balai Karantina Sumut berupaya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selanjutnya, penyelenggara menggandeng sejumlah mitra untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok selama bazar berlangsung.
Gandeng Bulog dan 20 UMKM Lokal
Selain menyediakan sembako murah, Balai Karantina Sumut menjalin kerja sama dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara.
Melalui kolaborasi tersebut, Bulog mendukung penyediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng.
Sementara itu, sebanyak 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Balai Karantina Sumut turut meramaikan kegiatan.
Para pelaku UMKM menawarkan berbagai produk olahan pangan lokal dengan harga promosi.
Produk tersebut meliputi keripik, madu, kopi, abon ikan, hingga aneka makanan olahan lainnya.
Dengan demikian, bazar tidak hanya membantu masyarakat memperoleh sembako murah, tetapi juga membuka peluang pemasaran bagi pelaku usaha lokal.
Selain memperkenalkan produk, para pelaku UMKM dapat menjangkau konsumen secara langsung melalui kegiatan tersebut.
Warga Mengaku Terbantu, Berharap Bazar Rutin Berlangsung
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung sejak pagi.
Salah seorang warga Jalan AH Nasution, Nurhayati (45), mengaku senang dengan kehadiran bazar sembako murah tersebut.
Ia datang bersama sejumlah tetangganya untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat.
“Alhamdulillah, beras murah, minyak murah. Lumayan hemat 15 ribu. Semoga sering dibuat seperti ini,” ujar Nurhayati.
Menurutnya, selisih harga kebutuhan pokok cukup membantu pengeluaran rumah tangga.
Oleh karena itu, ia berharap penyelenggara dapat mengadakan kegiatan serupa secara rutin.
Selain Nurhayati, sejumlah warga lainnya juga memanfaatkan bazar untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Bazar Juga Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan dan Vaksinasi Rabies
Tidak hanya menawarkan sembako murah, Balai Karantina Sumut juga menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat.
Penyelenggara membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pengecekan gula darah dan tekanan darah.
Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan.
Petugas juga menyediakan konsultasi mengenai karantina pertanian dan peternakan.
Melalui layanan tersebut, Balai Karantina Sumut ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan manusia dan hewan.
Dengan demikian, kegiatan peringatan Hari Karantina Indonesia tidak hanya berfokus pada kebutuhan ekonomi, tetapi juga pelayanan kesehatan dan edukasi.
Bazar Berlangsung Hingga 14 Oktober 2026
Balai Karantina Sumut menjadwalkan bazar sembako murah selama dua hari, mulai Selasa (13/10/2026) hingga Rabu (14/10/2026).
Masyarakat dapat mengunjungi lokasi kegiatan pada pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Selain itu, penyelenggara mengimbau pengunjung membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tas belanja sendiri.
Melalui kegiatan ini, Balai Karantina Sumut berharap dapat memperluas manfaat pelayanan kepada masyarakat.
Pada akhirnya, kerja sama pemerintah, Bulog, dan pelaku UMKM diharapkan mampu membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.














Komentar