Medan, pilarsatuarah.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut). Hampir seluruh kabupaten/kota di Sumut masuk dalam peta kewaspadaan hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang.
Peringatan terbaru berlaku untuk periode 21-22 Oktober 2026, dengan puncak potensi hujan terjadi pada siang hingga malam hari.
Sumut Status SIAGA dan WASPADA
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam laporan resminya, BMKG menempatkan Sumatera Utara dalam kategori SIAGA hujan lebat hingga sangat lebat pada 21 Oktober 2026. BMKG menjelaskan ancaman ini dipicu dinamika atmosfer yang sangat aktif.
“Kondisi ini berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang yang bersifat lokal pada siang hingga malam hari di wilayah Sumatera Utara,” ujar Martha Manurung, Ketua Tim Meteorologi Early Warning System BMKG.
Faktor pemicu utama menurut BMKG Wilayah I Medan:
• Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO)
• Gelombang Rossby Ekuatorial aktif di Samudra Hindia barat Sumatra
• Gelombang Kelvin aktif di Sumatera
• Belokan angin (shearline) dan daerah perlambatan angin (konvergensi)
• Labilitas udara tinggi
BMKG juga menyebut meskipun 76% Zona Musim masih dalam musim kemarau, hujan signifikan tetap berpeluang terjadi dalam skala harian.
29 Kecamatan Rawan, Medan Terendam?
Untuk Kota Medan, BMKG memprakirakan cuaca berawan dengan suhu 23-31°C pada 21-22 Oktober 2026. Namun peringatan dini menyebut 29 kecamatan di Sumut berpotensi hujan lebat.
Hujan deras sebelumnya sudah mengguyur Deli Serdang dan Medan pada Senin 19 Oktober 2026 pukul 17.00-20.00 WIB. Hujan itu sempat mengusir kabut asap kiriman dari Kalimantan dan Sumsel yang menyelimuti Medan sepekan.
“Untung hujan ini, jadi langit tampak biru dan kabut asap segera hilang,” kata bik Jujuk dan Mang Slamet warga Sunggal
Tapi warga lain khawatir. “Di satu sisi bagus, paparan asap bisa berkurang, tapi kalau kelamaan gawat juga karena biasanya jalan-jalan di Kota Medan terendam banjir,” ujar Mang Gatot.
Daftar Wilayah Terdampak:
• Pesisir Timur & Perkotaan: Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan
• Dataran Tinggi & Pegunungan: Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Pematangsiantar, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Mandailing Natal
• Pesisir Barat & Kepulauan: Tapanuli Tengah, Sibolga, Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, Gunungsitoli
BMKG mencatat curah hujan harian di Sumut sudah mencapai 95 mm pada 13-15 Oktober, tertinggi kedua setelah Aceh 187 mm.
Warning Gelombang Tinggi & Siklon Champi
Tak hanya hujan, BMKG juga mewaspadai Siklon Tropis Champi yang memicu gelombang tinggi 2,5-4 meter dan awan Cumulonimbus berbahaya untuk penerbangan.
“BMKG juga memberikan early warning terkait potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter, plus ancaman banjir rob di beberapa titik pesisir.”
Wilayah yang wajib waspada awan Cb: Aceh, Sumatera Utara, Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara.
Nelayan dan transportasi laut di Selat Malaka, Perairan Sumut, dan Samudra Hindia barat Nias diminta waspada gelombang 1.25 – 2.5 meter (Moderate Sea).
Imbauan BMKG untuk Warga Sumut:
1. Waspada genangan, banjir, banjir bandang dan longsor, terutama di daerah rawan
2. Waspada hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon dan baliho tumbang
3. Hindari berteduh di bawah pohon saat petir
4. Bijak gunakan air bersih, jangan bakar sampah/lahan sembarangan karena karhutla masih mengintai
5. Cek info resmi hanya dari @infobmkgsumut dan aplikasi Info BMKG
6. Pemda, BPBD, TNI, Polri diminta siaga dan koordinasi
” Masyarakat juga diminta selalu merujuk kepada informasi dari BMKG agar tidak mudah memercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi,” tegas Martha Manurung.
Prakiraan Medan Hari Ini, Kamis 22 Oktober 2026:Suhu 23-31°C, kelembapan 72-98%, angin selatan 1-6 km/jam. Siang hujan ringan, malam berawan. Kualitas udara 124 (Tidak sehat bagi kelompok sensitif) dengan polutan PM2.5.
Redaksi Pilar Satu Arah mengimbau pembaca untuk selalu update info BMKG dan siaga bencana hidrometeorologi.
BBMKG Wil I Medan.
Penulis : S. Lubis
Editor : Frengki














Komentar