Warga Belawan Resahkan Limbah PT Yasuriang Samudera Rejeki

- Editor

Rabu, 23 September 2026 - 15:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto/ist.

Foto/ist.

Medan, pilarsatuarah.com – Limbah yang  diduga milik PT Yasuriang Samudera Rejeki (YSR), bikin resah warga Belawan, khususnya yang bermukim disekitar  perusahaan pengelolaan hasil laut tersebut.

Dari pantauan belum lama ini, limbah  tersebut tampak berbuih mengalir ke saluran air umum. Busa berwarna putih tersebut diduga keluar dari saluran air milik perusahaan yang mengelola udang, cumi, sotong katak (sokat) dan ikan cualay  tersebut.

Diduga, PT Yasuriang Samudera Rejeki tidak memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), untuk mencuci hasil laut yang disinyalir menggunakan bahan kimia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ikanhasil tangkapan nelayan industri yang dipasok ke perusahaan tersebut diolah  dengan cara dikeluarkan seluruh bagian  dalamnya.

Hasil laut tersebut diduga dicuci  menggunakan bahan kimia kemudian  dikemas untuk selanjutnya dimuat ke dalam container sebelum dikirim ke beberapa  negara pemesan.

Tak hanya soal IPAL, permasalahan lain PT Yasuriang Samudera Rejeki juga menuai sorotan. Yakni soal gedung baru yang  diduga dibangun tanpa izin.

Pada sektor penerimaan upah karyawan  yang diduga dibawah UMR juga menuai  polemik. Dimana, salah seorang pekerja  yang enggan menyebut namanya mengaku hanya menerima upah Rp2,2 juta/bulan.

Meski begitu, persoalan limbah, dugaan bangunan tanpa izin, dan upah karyawan dibawah UMR, masih perlu pembuktian akurat. Pasalnya, hingga berita ini dipublikasikan, pihak PT Yasuriang Samudera Rejeki belum terkonfirmasi untuk dimintai tanggapannya.

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Landa Medan, Banjir Rob 2,7 Meter Ancam Medan Utara Hingga 31 Oktober
1,16 Ton Ketamin Digagalkan di Belawan, Kapolri: Sumut Nomor Satu Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia
GEREBEK! Polda Sumut Obok-obok Sarang Narkoba di Belawan, Warga Berkerumun Saksikan Penggeledahan
SPANDUK KRITIK TANAH GANG ANGGREK DICOPOT OTK, KUASA HUKUM WARGA: ADA YANG TERGANGGU KARENA FAKTA MULAI TERBONGKAR?
Inovasi KUAT WASSIDIK Polda Sumut, Aduan Masyarakat Ditargetkan Lebih Cepat Ditangani
Aksi Nyata Peduli Kesehatan, M. Arif Tanjung Salurkan 1.000 Masker untuk Warga Medan
Sengketa Gang Anggrek Memanas, Kuasa Hukum Desak ATR/BPN Buka Data SHM Terkait Dugaan Selisih Luas 549 M²
BMKG Warning! Cuaca Ekstrem Landa Sumut, Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Mengintai
Berita ini 46 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Medan, Banjir Rob 2,7 Meter Ancam Medan Utara Hingga 31 Oktober

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:29 WIB

1,16 Ton Ketamin Digagalkan di Belawan, Kapolri: Sumut Nomor Satu Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:21 WIB

GEREBEK! Polda Sumut Obok-obok Sarang Narkoba di Belawan, Warga Berkerumun Saksikan Penggeledahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Inovasi KUAT WASSIDIK Polda Sumut, Aduan Masyarakat Ditargetkan Lebih Cepat Ditangani

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Aksi Nyata Peduli Kesehatan, M. Arif Tanjung Salurkan 1.000 Masker untuk Warga Medan

Berita Terbaru