KPK Geledah 8 Lokasi, Sita Uang, Emas Hingga 3 Mobil – Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka

- Editor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto/ist

Foto/ist

Jakarta, pilarsatuarah.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mengusut dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tim penyidik menggeledah 8 lokasi di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bekasi selama 5 hari berturut-turut.

Penggeledahan maraton berlangsung 15-19 Oktober 2026. Salah satu lokasi yang digeledah adalah Kantor Pusat BNPB di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, pada Kamis (15/10/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penggeledahan tersebut dalam keterangan pers, Selasa (20/10/2026).
“Sejak Kamis pekan lalu hingga Senin, penyidik KPK melakukan serangkaian kegiatan penggeledahan di delapan lokasi,” ujar Budi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Objek-objek penggeledahannya yaitu di rumah, perkantoran, serta lokasi lainnya yang berada di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bekasi,” lanjutnya.

Sita Uang, Perhiasan, 3 Mobil

Dari 8 lokasi itu, penyidik menyita barang bukti yang diduga terkait perkara.

“Penyidik menyita dokumen, barang bukti elektronik, uang, perhiasan, serta tiga unit mobil yang diduga terkait dengan perkara yang sedang dilakukan penyidikan ini,” tegas Budi.

Seluruh barang bukti kini tengah dianalisis. Penyidik juga akan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan mengenai keterkaitannya.

Total Sitaan Capai Rp 5,47 Miliar

Sebelum penggeledahan 8 lokasi ini, KPK telah mengamankan aset senilai fantastis saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 13 Oktober 2026 yang menjaring 15 orang.
Total sitaan awal mencapai Rp 5,47 miliar yang terdiri dari:
• Uang tunai Rp 3,35 miliar
• Mata uang asing USD 7.500 dan SGD 9.000
• 56 keping emas (133 gram) senilai Rp 315,8 juta
• Tabungan emas 192 gram senilai Rp 452 juta
• Aset kripto senilai Rp 1,10 miliar

5 Tersangka, Seret Adik Kepala BNPB

KPK telah menetapkan 5 orang tersangka:
1. Bima Setiawan (BMS) – Tenaga ahli Kepala BNPB, adik dari Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
2. Gabriel Purwaka Sigit (GPS) – Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan sekaligus PPK
3. Richard Erlangga (RIC) – Tenaga ahli Kepala BNPB
4. Gery Prasetiawan (GER) – Pihak swasta
5. Syifa Nrika Ghifarian (SNG) – Pihak swasta

Kasus ini terbagi dua klaster utama: dugaan konflik kepentingan dalam penunjukan langsung penyedia barang dan jasa senilai Rp 148 miliar, serta dugaan suap terkait pengadaan DSP.

Dana yang seharusnya untuk penanganan darurat itu antara lain untuk kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Papua, gempa di Nusa Tenggara Timur, serta banjir di Aceh dan Sumatera.

Sebelumnya, penyidik juga menggeledah ruang mantan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto pada 14-15 Oktober 2026.

Redaksi Pilar Satu Arah membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis : S. Lubis

Editor : Frengki

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wouw! Rumah Dinas Dijadikan Markas Judol, Oknum Perwira TNI Pangkat Letkol Jadi Tersangka
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih, S.H., M.H. Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Resmi Gantikan Listyo Sigit ‎
Telkom Ganti Dirut, Nanang Hendarno Pimpin Perseroan ‎
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Wouw! Rumah Dinas Dijadikan Markas Judol, Oknum Perwira TNI Pangkat Letkol Jadi Tersangka

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:32 WIB

KPK Geledah 8 Lokasi, Sita Uang, Emas Hingga 3 Mobil – Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih, S.H., M.H. Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Resmi Gantikan Listyo Sigit ‎

Rabu, 30 September 2026 - 19:09 WIB

Telkom Ganti Dirut, Nanang Hendarno Pimpin Perseroan ‎

Berita Terbaru