Kapolda Sumut Gercep! Sehari Sambangi BNNP dan DPRD, Perkuat Sinergi Berantas Narkoba hingga ke Hulu

- Editor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Fhoto/ist.

Fhoto/ist.

Medan, pilarsatuarah.com – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba. Dalam satu hari, Selasa (20/10/2026), ia mengunjungi dua lembaga strategis, yakni Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut dan DPRD Sumut.

Langkah tersebut bertujuan memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi persoalan narkoba, begal, serta premanisme di Sumatera Utara.

Selain itu, Kapolda Sumut ingin membangun kerja sama berkelanjutan bersama pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan masyarakat untuk menjaga keamanan serta ketertiban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari dukungan Polda Sumut terhadap program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”.

Kapolda Sumut Sambangi BNNP, Perkuat Pemberantasan Narkoba

Kapolda Sumut mengawali agenda dengan mengunjungi Kantor BNNP Sumut di Jalan Balai POM Nomor 1 Blok A, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Sonny Irawan hadir bersama Wakapolda Sumut dan sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Sumut.

Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., menyambut langsung kedatangan rombongan.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dalam mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelap narkotika.

Selain meningkatkan koordinasi, kedua lembaga juga ingin mengoptimalkan langkah pencegahan serta penindakan terhadap jaringan narkoba.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Melalui silaturahmi dan kolaborasi ini, Bapak Kapolda ingin memperkuat langkah bersama dalam pemberantasan narkoba di Sumatera Utara,” ujar Ferry.

Lebih lanjut, Ferry mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta melaporkan aktivitas peredaran gelap narkotika.

Karena itu, Polda Sumut terus mendorong koordinasi bersama BNNP agar langkah pencegahan dan penegakan hukum berjalan lebih efektif.

Usai Kunjungi BNNP, Kapolda Sumut Temui Pimpinan DPRD

Setelah menyelesaikan agenda di BNNP, Kapolda Sumut melanjutkan kunjungan ke Gedung DPRD Sumatera Utara di Jalan Imam Bonjol, Medan.

Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti menyambut langsung kedatangan Sonny Irawan bersama jajaran kepolisian.

Selain itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Sutarto dan Ihwan Ritonga serta Sekretaris DPRD M. Ali Sipahutar turut menghadiri pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Sumut menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai elemen masyarakat.

Menurut Sonny, kepolisian membutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif.

“Kita kolaborasi menjaga kerukunan antarumat beragama, kerukunan antarmasyarakat, serta persatuan dan kesatuan,” tegas Sonny.

Selain itu, Kapolda mengingatkan seluruh pihak agar tidak mudah terpengaruh provokasi yang berpotensi merusak persatuan masyarakat.

Kapolda Sumut Prioritaskan Narkoba, Begal dan Premanisme

Dalam pertemuan bersama DPRD Sumut, Sonny Irawan menyampaikan sejumlah program prioritas Polda Sumut.

Pertama, kepolisian memperkuat pemberantasan narkoba hingga menyentuh jaringan utama dan sumber peredarannya.

Selanjutnya, Polda Sumut meningkatkan penindakan terhadap begal, premanisme, serta kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Selain itu, jajaran kepolisian terus mendorong kerukunan antarumat beragama dan memperkuat persatuan masyarakat Sumatera Utara.

Polda Sumut juga memperkenalkan tiga program utama, yakni GERMAS TOBA untuk gerakan antinarkoba, KOMPAK untuk pemberantasan kejahatan jalanan, serta SAHATA LANTAS untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas.

Melalui program tersebut, Sonny berharap masyarakat semakin aktif mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

Namun, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penindakan aparat. Kepolisian juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait.

DPRD Sumut Dukung Pemberantasan Narkoba hingga ke Hulu

Wakil Ketua DPRD Sumut Sutarto menyambut baik komitmen Kapolda dalam memberantas peredaran narkoba.

Menurut Sutarto, penyalahgunaan narkotika membawa dampak serius terhadap kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.

Karena itu, ia menilai kepolisian perlu menjalankan pemberantasan secara konsisten dan menyeluruh.

Selain menindak pengedar di tingkat bawah, aparat juga perlu mengungkap jaringan besar yang mengendalikan peredaran narkoba.

Sutarto menegaskan bahwa DPRD Sumut siap mendukung program kepolisian sesuai fungsi dan kewenangan lembaga legislatif.

Sementara itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Sumatera Utara.

“Kearifan lokal yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Sumut harus terus dipelihara sebagai modal sosial untuk memperkuat toleransi, mencegah konflik dan menjaga kerukunan,” ujar Sutarto.

Dengan demikian, upaya menjaga keamanan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada penguatan hubungan sosial antarmasyarakat.

DPRD Sumut Buka Peluang Kajian Perda untuk Dukung Keamanan

Selain mendukung pemberantasan narkoba, DPRD Sumut membuka peluang pembahasan kebijakan daerah untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sutarto menjelaskan bahwa DPRD akan menindaklanjuti berbagai persoalan sesuai kewenangan legislatif.

Apabila diperlukan, DPRD dapat melakukan kajian menyeluruh terhadap kebutuhan pembentukan peraturan daerah baru.

Namun, setiap rencana kebijakan harus melalui pembahasan dan kajian hukum yang cermat agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga mendorong penguatan upaya pemberantasan narkoba saat menerima kunjungan Kapolda Sumut pada 13 Oktober 2026.

Karena itu, koordinasi antara Polda Sumut, BNNP, DPRD, dan Pemerintah Provinsi Sumut menjadi penting untuk memperkuat langkah pencegahan serta penindakan.

Sinergi Antarlembaga Harus Berikan Hasil Nyata

Sumatera Utara masih menghadapi tantangan serius dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Selain mengancam kesehatan masyarakat, peredaran narkoba juga dapat memicu berbagai persoalan sosial dan tindak kriminal.

Oleh karena itu, kepolisian perlu memperkuat koordinasi dengan BNNP, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk menekan aktivitas jaringan narkotika.

Di sisi lain, pemberantasan begal dan premanisme juga membutuhkan strategi penegakan hukum yang konsisten.

Sutarto berharap komunikasi yang telah terbangun antara Polda Sumut dan DPRD tidak berhenti pada pertemuan formal.

Sebaliknya, kedua lembaga harus mewujudkan kerja sama tersebut melalui program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan demikian, langkah Kapolda Sumut mengunjungi dua lembaga strategis dalam sehari menjadi momentum memperkuat sinergi pemberantasan narkoba dan pemeliharaan keamanan.

Namun, publik tetap membutuhkan hasil nyata berupa penurunan peredaran narkoba, peningkatan keamanan lingkungan, serta penindakan tegas terhadap jaringan kejahatan.

Pada akhirnya, keberhasilan program Kapolda Sumut akan terlihat dari dampaknya terhadap keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : S. Lubis

Editor : LBB

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1,16 Ton Ketamin Digagalkan di Belawan, Kapolri: Sumut Nomor Satu Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia
GEREBEK! Polda Sumut Obok-obok Sarang Narkoba di Belawan, Warga Berkerumun Saksikan Penggeledahan
2 Tahun Prabowo-Gibran: Investasi Tembus Rp3.923 Triliun, Kapolri Bongkar Pabrik Sabu di Aceh
HEBOH! Usai Santap Nasi Bungkus Pemberian Pemkab Deli Serdang, 32 Santri Diduga Keracunan hingga Masuk Rumah Sakit
SPANDUK KRITIK TANAH GANG ANGGREK DICOPOT OTK, KUASA HUKUM WARGA: ADA YANG TERGANGGU KARENA FAKTA MULAI TERBONGKAR?
Wouw! 58 Karung Ketamine Seberat 1,16 Ton Ditemukan di Kapal MT Global 168, Ini Peran WN Taiwan
Pos Siskamling di Medan Maimun Diduga Jadi Sarang Narkoba, Pelaku Kabur Lompat ke Sungai
KPK Tahan 7 Pejabat BBPJN Sumut, Dugaan Fee Proyek Jalan Capai Rp3,49 Miliar per Tersangka
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:29 WIB

1,16 Ton Ketamin Digagalkan di Belawan, Kapolri: Sumut Nomor Satu Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:21 WIB

GEREBEK! Polda Sumut Obok-obok Sarang Narkoba di Belawan, Warga Berkerumun Saksikan Penggeledahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:16 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: Investasi Tembus Rp3.923 Triliun, Kapolri Bongkar Pabrik Sabu di Aceh

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:09 WIB

HEBOH! Usai Santap Nasi Bungkus Pemberian Pemkab Deli Serdang, 32 Santri Diduga Keracunan hingga Masuk Rumah Sakit

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wouw! 58 Karung Ketamine Seberat 1,16 Ton Ditemukan di Kapal MT Global 168, Ini Peran WN Taiwan

Berita Terbaru