Kantor Kelurahan Dwikora Disorot, DPRD Medan Desak Evaluasi Kinerja Lurah

- Team

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Fhoto/ist.

Fhoto/ist.

Medan, pilarsatuarah.com – Kondisi Kantor Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, menuai sorotan setelah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Dalam sidak tersebut, Rico Waas menemukan kondisi kantor yang kotor dan kurang terawat. Sejumlah ruangan juga tampak tidak tertata dengan baik. Temuan itu kemudian memicu kritik dari masyarakat serta anggota DPRD Kota Medan.

DPRD Medan Desak Evaluasi Lurah Dwikora

Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, meminta Wali Kota Medan tidak hanya membenahi kondisi fisik kantor. Ia juga mendesak pemerintah mengevaluasi kinerja Lurah Dwikora, Rio Rahmad Siregar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Saipul, pemerintah perlu mengambil tindakan tegas jika pemeriksaan menemukan kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.

“Setelah evaluasi, harus ada tindak lanjut konkret. Bagaimana mungkin bisa melayani masyarakat dengan baik jika mengurus dan merawat kantornya sendiri saja tidak becus?” ujar Saipul Bahri.

Ia menegaskan, kantor lurah menjadi salah satu garda terdepan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

“Kantor lurah adalah tempat pelayanan masyarakat. Karena itu, aparatur harus menunjukkan kesiapan serta profesionalitas,” lanjutnya.

Saipul juga meminta Wali Kota Medan mempertimbangkan sanksi terhadap pejabat kelurahan apabila Inspektorat menemukan pelanggaran atau kelalaian berat.

Video Sidak Menuai Kritik Warga

Video sidak Wali Kota Medan di Kantor Kelurahan Dwikora kemudian beredar di media sosial. Publikasi tersebut memancing beragam komentar dari masyarakat.

Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan terhadap kondisi kantor pelayanan tersebut. Mereka menilai fasilitas pemerintahan seharusnya memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

Dalam video yang beredar, sejumlah bagian kantor tampak berdebu. Berkas juga terlihat tidak tertata. Selain itu, terdapat kondisi lingkungan yang dinilai kurang mencerminkan standar kebersihan kantor pelayanan publik.

Sebagian warganet kemudian melontarkan kritik keras terhadap kinerja aparatur kelurahan. Bahkan, muncul komentar yang menuding pegawai hanya “makan gaji buta” karena dinilai membiarkan kondisi kantor tetap tidak terawat.

Namun, tudingan tersebut merupakan komentar masyarakat di media sosial dan bukan kesimpulan resmi hasil pemeriksaan pemerintah.

Kenyamanan Kantor Dinilai Berpengaruh terhadap Pelayanan

Masyarakat juga menyoroti hubungan antara kenyamanan tempat kerja dan kualitas pelayanan.

Menurut sejumlah warga, aparatur akan sulit memberikan pelayanan maksimal apabila lingkungan kantor tidak bersih dan tidak nyaman.

Karena itu, mereka berharap Pemerintah Kota Medan memperbaiki tata kelola kantor kelurahan. Selain kebersihan, masyarakat meminta pemerintah meningkatkan kedisiplinan serta kualitas pelayanan aparatur.

Wali Kota Perintahkan Inspektorat Lakukan Pemeriksaan

Menanggapi temuan tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kedisiplinan aparatur Kelurahan Dwikora.

Pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar bagi Pemko Medan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Kasus Kantor Kelurahan Dwikora juga menjadi peringatan bagi seluruh jajaran kelurahan dan kecamatan di Kota Medan.

Pemko Medan diharapkan terus memastikan kebersihan kantor, kedisiplinan aparatur, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan lingkungan kerja yang bersih dan tertata, pemerintah kelurahan dapat memberikan pelayanan yang lebih nyaman, profesional, dan humanis kepada warga.

Penulis : S. Lubis

Editor : LBB

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Jenderal Bintang Empat Bertukar Jabatan, Prabowo Lantik Tandyo Budi Jadi KSAD dan Maruli Wakil Panglima TNI
Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Berantas Narkoba, Dorong Perda Khusus: Jangan Hanya Seremonial
Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Kunjungi Kejati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Pemko Medan Perkuat Tracing TBC Lewat CKG, Bentuk Kelurahan Siaga Tuberkulosis
DPR dan Istana Bantah Isu Pergantian Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto Tetap Menjabat
Komitmen Kejati Sumut Majukan Pendidikan Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik
Biar Bansos Nggak Nyasar, DPRD dan Rico Waas Kebut Revisi Perda Kemiskinan Medan
Masuk Musim Hujan, DPRD Medan Minta Pemko Buka Blueprint Siaga Banjir
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Dua Jenderal Bintang Empat Bertukar Jabatan, Prabowo Lantik Tandyo Budi Jadi KSAD dan Maruli Wakil Panglima TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Berantas Narkoba, Dorong Perda Khusus: Jangan Hanya Seremonial

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Kunjungi Kejati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Pemko Medan Perkuat Tracing TBC Lewat CKG, Bentuk Kelurahan Siaga Tuberkulosis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:02 WIB

DPR dan Istana Bantah Isu Pergantian Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto Tetap Menjabat

Berita Terbaru