Kejar Tayang Rumah Korban Bencana Sumut: Demi Target atau Kualitas?

- Team

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Medan, pilarsatuarah.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban bencana. Langkah ini bertujuan agar warga segera meninggalkan pengungsian dan memperoleh tempat tinggal yang layak.

Pemerintah sebelumnya menargetkan penyelesaian pembangunan dalam waktu tiga tahun. Namun, pemerintah pusat kini memangkas target tersebut menjadi dua tahun.

Pemprov Sumut pun mengambil langkah percepatan untuk memenuhi target tersebut. Meski demikian, pembangunan ribuan rumah di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatra menghadapi sejumlah tantangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga awal bulan ini, sekitar 2.085 unit rumah telah rampung sepenuhnya. Sementara itu, ribuan unit lainnya masih berada dalam tahap konstruksi.

Pemprov Sumut Dorong Teknologi RISHA

Untuk mempercepat pekerjaan, Pemprov Sumut mendorong penggunaan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). Teknologi ini menawarkan metode pembangunan yang lebih praktis dan efisien.

Selain mempercepat pembangunan, pemerintah juga berencana melibatkan tenaga kerja dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Keterlibatan masyarakat setempat membuka peluang ekonomi baru. Program ini juga dapat membantu memulihkan aktivitas ekonomi warga setelah bencana.

Percepatan Pembangunan dan Kualitas Hunian

Di tengah upaya percepatan, kualitas bangunan tetap menjadi aspek penting. Pemerintah perlu memastikan setiap rumah memenuhi standar keamanan dan kelayakan huni.

Penyelesaian proyek dalam waktu singkat tentu menjadi harapan masyarakat. Namun, percepatan pembangunan juga harus berjalan seiring dengan pengawasan mutu bangunan.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh tempat tinggal lebih cepat, tetapi juga mendapatkan hunian yang aman dan nyaman.

 

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak Kabut Asap Karhutla, Seluruh Sekolah di Sumut Terapkan PJJ pada 16–21 Oktober 2026
Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan
Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker
Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara
Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga
Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak
BREAKING NEWS Warga Gang Anggrek Diterima Pemko Medan: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi
MTQ ke-55 Kabupaten Kampar Resmi Dibuka Malam Ini di Gunung Sahilan, 21 Kecamatan Bertanding
Berita ini 50 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak

Berita Terbaru