Enggar Buchori: Jaga Lisan dan Jari agar Media Sosial Tak Jadi Pemecah Bangsa

- Team

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Enggar Buchori, S.Pd. (foto/ist).

Enggar Buchori, S.Pd. (foto/ist).

Lebak, pilarsatuarah.com — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober menjadi momentum penguatan persatuan di tengah derasnya arus informasi yang tidak bertanggung jawab di ruang digital. Pegiat sosial sekaligus penggiat media siber, Enggar Buchori, S.Pd., menegaskan hal tersebut di Kabupaten Lebak, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, ujian terhadap Pancasila saat ini bukan lagi di medan perang fisik, melainkan setiap kali warga menerima, mengolah, dan menyebarkan informasi di dunia maya.

“Pancasila harus menjadi kompas etika saat kita mengetik, membagikan, maupun berpendapat di media sosial. Di sinilah letak kesaktiannya keberagaman bukan bahan perpecahan, melainkan kekuatan pemersatu,” ujar Enggar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti ancaman berupa berita bohong, ujaran kebencian, serta narasi yang memisahkan warga berdasarkan suku, agama, dan pandangan politik. Di wilayah Lebak yang majemuk, peran media siber yang sehat dan bertanggung jawab dinilai sangat krusial.

“Media tidak boleh menjadi alat perpecahan, melainkan jembatan yang menyatukan suara seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Enggar menjelaskan kelima sila Pancasila dapat dijadikan pedoman bermedia, yaitu kejujuran, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, serta keadilan informasi bagi semua pihak. Penguatan media siber yang kredibel dan mandiri menjadi wujud nyata pengamalan sila tersebut.

“Keadilan sosial tidak tercapai jika informasi hanya dikuasai segelintir pihak. Media siber yang sehat memastikan setiap warga berhak mengetahui kebenaran dan turut membangun daerahnya,” tambahnya.

Ia mengajak generasi muda tidak menyebarkan berita yang belum diverifikasi, menghormati perbedaan pendapat, serta menjaga kesantunan berbahasa di ruang digital.

“Kesaktian Pancasila tidak ditentukan kekuatan senjata, melainkan kekuatan karakter bangsa. Jika setiap warga menjaga lisan dan jari, tidak ada kekuatan yang mampu memecah belah negeri ini,” tandasnya.

Penulis : S. Lubis

Editor : Yos

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak Kabut Asap Karhutla, Seluruh Sekolah di Sumut Terapkan PJJ pada 16–21 Oktober 2026
Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan
Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker
Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara
Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga
Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak
BREAKING NEWS Warga Gang Anggrek Diterima Pemko Medan: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi
MTQ ke-55 Kabupaten Kampar Resmi Dibuka Malam Ini di Gunung Sahilan, 21 Kecamatan Bertanding
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak

Berita Terbaru