Menilik Pembangunan Infrastruktur Jalan di Kawasan Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara

- Team

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Paluta, pilarsatuarah.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Proyek strategis tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dan mendapat perhatian masyarakat.

Pembangunan jalan ini bertujuan membuka keterisolasian wilayah yang selama puluhan tahun menjadi persoalan warga. Selain itu, pemerintah berharap akses jalan yang lebih baik dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Tiga Ruas Jalan Jadi Fokus Pembangunan

Proyek tersebut mencakup perbaikan tiga ruas jalan provinsi dengan total panjang sekitar 39,8 kilometer. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp230 hingga Rp238 miliar untuk pembangunan tiga ruas tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruas pertama yakni Hutaimbaru–Sipiongot sepanjang 11,8 kilometer dengan anggaran sekitar Rp70,8 miliar.

Selanjutnya, ruas Sipiongot–Batas Labuhanbatu memiliki panjang sekitar 16 kilometer. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp96 miliar untuk ruas tersebut.

Sementara itu, ruas Sipiongot–Tolang menuju batas Tapanuli Selatan memiliki panjang sekitar 12 kilometer. Anggaran pembangunan ruas ini mencapai kurang lebih Rp72 miliar.

Pekerjaan Jalan Terus Berjalan

Berdasarkan pantauan dan laporan berkala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumatera Utara, pekerjaan di lapangan menunjukkan perkembangan yang cukup cepat.

Petugas telah mulai menghamparkan lapisan hotmix AC-BC pada sejumlah titik yang menjadi prioritas pembangunan.

Di beberapa bagian jalan menuju Tolang, pekerja juga melakukan penggalian, penimbunan, dan perataan badan jalan. Tahapan tersebut bertujuan memperkuat fondasi sebelum pekerjaan jalan berlanjut ke tahap berikutnya.

Selain memperbaiki badan jalan, petugas juga mengerjakan saluran drainase di sejumlah sisi ruas jalan. Pembangunan drainase bertujuan mengatur aliran air sekaligus mengurangi risiko erosi yang dapat merusak konstruksi jalan.

Warga Mulai Rasakan Manfaat

Pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan tersebut berlangsung secara bertahap hingga 2028.

Meski pengerjaan belum sepenuhnya selesai, masyarakat Dolok Sipiongot mulai merasakan manfaat peningkatan akses jalan. Mobilitas warga menjadi lebih mudah dibandingkan ketika sejumlah ruas masih mengalami kerusakan berat.

Perbaikan jalan juga membantu masyarakat membawa hasil bumi menuju pusat perdagangan. Selain itu, akses tersebut memperkuat konektivitas antara Kabupaten Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, dan Labuhanbatu.

Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Pembangunan jalan di kawasan Sipiongot diharapkan terus berjalan sesuai rencana. Infrastruktur yang semakin baik juga diharapkan mendorong kegiatan ekonomi serta meningkatkan akses masyarakat antarwilayah.

 

Penulis : S. Lubis

Editor : LBB

Follow WhatsApp Channel pilarsatuarah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak Kabut Asap Karhutla, Seluruh Sekolah di Sumut Terapkan PJJ pada 16–21 Oktober 2026
Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan
Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker
Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara
Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga
Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak
BREAKING NEWS Warga Gang Anggrek Diterima Pemko Medan: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi
MTQ ke-55 Kabupaten Kampar Resmi Dibuka Malam Ini di Gunung Sahilan, 21 Kecamatan Bertanding
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Penembokan Gang Anggrek Masih Jadi Polemik, Danramil Kawal Mediasi dan Pemko Medan Verifikasi Status Jalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Udara Medan Tidak Sehat, Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Diimbau Gunakan Masker

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Demo Karhutla di Mapolda Sumsel Ricuh, Dua Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan hingga Dirawat di RS Bhayangkara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Sungai Mencirim dan Bingai Meluap, Banjir di Binjai Berdampak pada 4.392 Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Gempur Sarang Narkoba di Sumut, Tim Gabungan Amankan 36 Orang dalam Razia Serentak

Berita Terbaru